JAKARTA - Kinerja sektor pendukung pertanian nasional menunjukkan perkembangan yang cukup positif sepanjang tahun 2025.
Sejumlah perusahaan yang bergerak dalam penyediaan sarana produksi pertanian mencatatkan pertumbuhan yang kuat seiring meningkatnya kebutuhan petani terhadap berbagai produk penunjang produktivitas.
Salah satu perusahaan yang mencatatkan kinerja positif tersebut adalah PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG). Perseroan berhasil membukukan peningkatan penjualan dan laba bersih dalam laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit untuk tahun buku 2025.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan peningkatan aktivitas operasional perusahaan di berbagai lini usaha yang berkaitan langsung dengan sektor pertanian. Selain itu, kenaikan volume penjualan di seluruh segmen bisnis juga menjadi faktor utama yang mendorong kinerja perusahaan sepanjang tahun lalu.
Capaian ini sekaligus melanjutkan tren positif perusahaan setelah sebelumnya DGWG berhasil mencatatkan rekor volume penjualan tertinggi dalam kegiatan operasionalnya.
Pertumbuhan Penjualan Perseroan Sepanjang Tahun
PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) membukukan kinerja yang positif sepanjang tahun buku 2025 sebagaimana tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit perseroan.
Kinerja ini ditandai dengan peningkatan penjualan dan laba bersih dibandingkan tahun 2024, seiring dengan pertumbuhan volume penjualan di seluruh segmen usaha.
Pencapaian ini merupakan kelanjutan dari kinerja operasional perseroan yang sebelumnya mencatatkan rekor volume penjualan tertinggi.
Pada tahun 2025, penjualan DGWG tercatat sebesar Rp 4,15 triliun. Angka ini meningkat sebesar 23,15% secara tahunan atau year on year dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp 3,37 triliun.
Kenaikan penjualan tersebut menunjukkan bahwa permintaan terhadap berbagai produk yang disediakan oleh perusahaan tetap kuat sepanjang tahun.
Pertumbuhan ini juga mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga distribusi produk serta memperluas jangkauan pasar di sektor pertanian.
Kenaikan Laba Bersih Perseroan
Selain mencatatkan peningkatan penjualan, perusahaan juga berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih yang cukup signifikan.
Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih tercatat sebesar Rp 218,85 miliar sepanjang tahun 2025.
Angka tersebut tumbuh sebesar 22,48% secara tahunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 178,69 miliar.
Peningkatan kinerja keuangan ini didukung oleh kenaikan volume penjualan di seluruh segmen usaha yang dimiliki perusahaan.
Segmen usaha tersebut meliputi agrokimia, pupuk, serta alat-alat pertanian yang menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan produksi sektor pertanian.
Kinerja ini mencerminkan peran perseroan dalam menjaga ketersediaan sarana produksi pertanian yang menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian nasional.
Dengan meningkatnya kebutuhan akan sarana produksi pertanian, perusahaan mampu memanfaatkan peluang tersebut untuk memperkuat kinerja bisnisnya.
Komitmen Perseroan Mendukung Pertanian Nasional
Direktur Utama DGWG, David Yaory, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung sektor pertanian nasional.
Menurutnya, konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas produk serta ketersediaan sarana produksi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan para petani.
“Kami memandang kinerja tahun 2025 sebagai hasil dari konsistensi perseroan dalam menjaga ketersediaan dan kualitas produk bagi sektor pertanian di tanah air. Ke depan, perseroan akan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis serta memastikan relevansi produk dengan kebutuhan petani, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar David dalam keterangan resmi, Kamis (26/3/2026).
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia.
Dengan menjaga kualitas serta ketersediaan produk, perusahaan berharap dapat terus menjadi mitra strategis bagi para pelaku sektor pertanian.
Pengelolaan Operasional Yang Disiplin
Selain faktor permintaan pasar, peningkatan kinerja keuangan perusahaan juga tidak terlepas dari pengelolaan operasional yang dilakukan secara disiplin.
Direktur DGWG, Danny Jo Putra, menjelaskan bahwa perusahaan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan volume usaha dengan efisiensi operasional.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan di tengah berbagai tantangan yang mungkin muncul di masa depan.
“Pertumbuhan kinerja keuangan pada tahun 2025 mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga keseimbangan antara peningkatan volume usaha dan efisiensi operasional. Perseroan akan terus mengelola bisnis secara prudent agar dapat menjaga keberlanjutan kinerja di tengah berbagai tantangan yang ada,” jelas Danny.
Melalui pendekatan pengelolaan bisnis yang hati-hati dan disiplin, perusahaan berharap dapat terus mempertahankan pertumbuhan yang stabil di masa mendatang.
Kombinasi antara peningkatan volume penjualan, efisiensi operasional, serta komitmen dalam mendukung sektor pertanian nasional diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi perkembangan bisnis DGWG dalam jangka panjang.