Laba Per Saham United Tractors Tembus Rp4000 Siap Dividen

Kamis, 26 Maret 2026 | 16:50:39 WIB
Laba Per Saham United Tractors Tembus Rp4000 Siap Dividen

JAKARTA - Perusahaan alat berat dan pertambangan PT United Tractors Tbk bersiap menggelar agenda penting bagi para pemegang sahamnya.

Melalui rapat umum pemegang saham tahunan, perusahaan akan membahas sejumlah keputusan strategis yang berkaitan dengan kinerja serta penggunaan laba perusahaan pada tahun buku sebelumnya.

Rapat umum pemegang saham tahunan menjadi forum utama bagi perusahaan untuk menyampaikan laporan kinerja sekaligus meminta persetujuan pemegang saham atas berbagai kebijakan penting. 

Salah satu agenda yang selalu menjadi perhatian investor adalah penetapan penggunaan laba bersih, termasuk potensi pembagian dividen.

Dalam beberapa tahun terakhir, United Tractors dikenal sebagai salah satu emiten yang konsisten membagikan dividen kepada pemegang saham. 

Hal tersebut membuat setiap agenda rapat umum pemegang saham tahunan perusahaan selalu dinantikan oleh investor, terutama yang menaruh perhatian pada potensi imbal hasil dividen.

Tahun ini, perhatian pasar kembali tertuju pada keputusan perusahaan terkait penggunaan laba bersih tahun buku 2025. Meskipun laba perusahaan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, potensi pembagian dividen tetap menjadi sorotan utama.

Agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

PT United Tractors Tbk (UNTR) melakukan pemanggilan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 16 April 2026 di Menara Astra Jakarta mulai pukul 11.00 WIB.

“Direksi PT United Tractors Tbk dengan ini melakukan pemanggilan kepada pemegang saham perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2026,” kata direksi United Tractors dalam keterbukaan informasi kemarin.

Rapat umum pemegang saham tahunan tersebut akan menjadi forum penting bagi para pemegang saham untuk mendapatkan penjelasan terkait kinerja perusahaan selama tahun buku 2025.

Selain itu, rapat tersebut juga akan membahas berbagai agenda strategis yang berkaitan dengan operasional perusahaan serta kebijakan manajemen ke depan.

Salah satu mata acara rapat yang menjadi perhatian utama adalah penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025.

Keputusan tersebut akan menentukan bagaimana laba perusahaan dialokasikan, termasuk kemungkinan pembagian dividen kepada para pemegang saham.

Kinerja Keuangan Sepanjang Tahun Buku

United Tractors mencatatkan kinerja keuangan yang masih solid sepanjang tahun 2025 meskipun mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

United Tractors (UNTR) mencatat laba bersih sebesar Rp 14,81 triliun sepanjang 2025, turun sekitar 24 persen dibandingkan Rp 19,53 triliun pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan bersih perusahaan juga mengalami penurunan tipis.

Pendapatan bersih tercatat sebesar Rp 131,3 triliun, turun sekitar 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan kinerja tersebut turut berdampak pada laba per saham perusahaan.

Laba per saham United Tractors tercatat sebesar Rp 4.082 per saham, turun dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp 5.378 per saham.

Meski demikian, kinerja perusahaan tetap menunjukkan skala bisnis yang besar serta kemampuan untuk mempertahankan profitabilitas di tengah berbagai tantangan industri.

Faktor Penurunan Kinerja Perusahaan

Sejumlah faktor turut memengaruhi penurunan laba yang dialami oleh United Tractors sepanjang tahun 2025.

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) dalam ulasannya menyebutkan bahwa salah satu penyebab penurunan laba berasal dari melemahnya kontribusi segmen kontraktor penambangan.

Penurunan kontribusi tersebut terjadi akibat tingginya curah hujan yang memengaruhi aktivitas operasional di sektor pertambangan.

Selain itu, segmen batu bara termal dan metalurgi juga mengalami tekanan kinerja.

Tekanan tersebut dipengaruhi oleh harga jual batu bara yang lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Kombinasi dari berbagai faktor tersebut akhirnya memberikan dampak terhadap kinerja laba perusahaan secara keseluruhan sepanjang tahun buku 2025.

Meski menghadapi tantangan tersebut, perusahaan tetap mampu mempertahankan kinerja operasionalnya dengan skala pendapatan yang masih sangat besar.

Potensi Pembagian Dividen Kepada Pemegang Saham

Selain kinerja keuangan, perhatian investor juga tertuju pada potensi pembagian dividen yang akan diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan.

Sebelumnya, United Tractors telah membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 2,05 triliun. Dividen interim tersebut setara dengan Rp 567 per saham yang telah dibayarkan kepada pemegang saham pada 24 Oktober 2025.

Sebagai perbandingan, pada tahun buku 2024 perusahaan membagikan dividen interim sebesar Rp 667 per saham.

Selain itu, perusahaan juga menyalurkan dividen final sebesar Rp 1.484 per saham.

Total pembagian dividen untuk tahun buku 2024 tersebut setara dengan sekitar 40 persen dari laba bersih perusahaan. Dengan menggunakan asumsi rasio pembayaran dividen yang sama, United Tractors diperkirakan berpotensi membagikan dividen total sebesar Rp 5,9 triliun untuk tahun buku 2025.

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 2,05 triliun telah dibayarkan dalam bentuk dividen interim. Sementara itu, sisa sebesar Rp 3,86 triliun berpotensi dibagikan sebagai dividen final kepada para pemegang saham.

Jika dihitung berdasarkan jumlah saham yang beredar, dividen final tersebut diperkirakan berada di kisaran sekitar Rp 1.000 per saham.

Keputusan final terkait pembagian dividen tersebut nantinya akan ditentukan melalui persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan yang akan digelar perusahaan.

Terkini