Arus Balik Pelni Capai 67 Persen Penumpang Tembus 225 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 16:50:29 WIB
Arus Balik Pelni Capai 67 Persen Penumpang Tembus 225 Ribu

JAKARTA - Pergerakan masyarakat yang menggunakan transportasi laut selama masa Lebaran terus menunjukkan dinamika yang cukup tinggi.

Setelah periode mudik berlangsung, kini arus balik mulai menjadi perhatian utama karena banyak pemudik kembali ke kota tempat mereka bekerja atau beraktivitas.

Sebagai salah satu operator transportasi laut nasional, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mencatat perkembangan arus balik penumpang yang cukup signifikan. Data sementara menunjukkan bahwa sebagian besar pergerakan penumpang sudah terjadi hingga akhir Maret.

Transportasi laut masih menjadi pilihan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh antar pulau. Selain faktor biaya yang relatif terjangkau, kapal penumpang juga mampu menjangkau berbagai wilayah di Indonesia yang tidak selalu terhubung oleh moda transportasi lainnya.

Pelni pun terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan penumpang selama periode angkutan Lebaran untuk memastikan seluruh layanan berjalan dengan aman dan lancar.

Perkembangan Penumpang Arus Balik

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni mencatat pelaksanaan arus balik hingga dua puluh enam Maret dua ribu dua puluh enam mencapai 67,5 persen dengan jumlah penumpang sebanyak 225.898 orang.

“Kami optimistis jumlah penumpang arus balik akan mengalami kenaikan seiring dengan berlangsungnya periode arus mudik Angkutan Lebaran Pelni hingga enam April dua ribu dua puluh enam,” ujar Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda.

Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar perjalanan balik penumpang sudah berlangsung pada periode akhir Maret. Namun jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena masa angkutan Lebaran masih berlangsung hingga awal April.

Pelni memperkirakan arus balik masih akan terus meningkat seiring dengan berakhirnya masa libur Lebaran dan dimulainya kembali aktivitas masyarakat di berbagai daerah.

Puncak Pergerakan Penumpang Lebaran

Selain memantau arus balik, Pelni juga mencatat periode puncak pergerakan penumpang selama masa mudik Lebaran.

Ditto menyampaikan bahwa puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran atau delapan belas Maret dua ribu dua puluh enam dengan jumlah penumpang sebanyak 31.460 orang.

Lonjakan jumlah penumpang tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan kapal laut sebagai sarana perjalanan mudik.

Sementara itu, untuk arus balik, Pelni memperkirakan puncaknya akan terjadi pada Kamis, dua April dua ribu dua puluh enam.

Menurut Ditto, pada hari tersebut jumlah penumpang diproyeksikan mencapai sekitar 27.009 orang.

Perkiraan tersebut menjadi dasar bagi perusahaan untuk menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar seluruh perjalanan dapat berjalan dengan lancar.

Pelaksanaan Angkutan Lebaran Berjalan Lancar

Secara umum, Ditto menyampaikan bahwa pelaksanaan arus mudik angkutan Lebaran Pelni tahun dua ribu dua puluh enam berjalan dengan lancar dan terkendali.

Pelni mencatat telah melayani sebanyak 316.975 penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini. Jumlah tersebut menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Realisasi kenaikan satu persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Ditto.

Capaian ini menunjukkan bahwa transportasi laut masih memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran.

Ketersediaan kapal penumpang yang melayani berbagai rute antar pulau menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

Langkah Antisipasi Dan Imbauan Untuk Penumpang

Untuk memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik, Pelni telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif selama periode angkutan Lebaran.

Ditto mengatakan perusahaan telah melakukan penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam operasional pelayaran.

Selain itu, perusahaan juga melakukan penambahan personel pelayanan serta tenaga pengamanan di berbagai titik layanan. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang selama perjalanan.

Pelni juga memastikan bahwa seluruh armada kapal yang dioperasikan dalam kondisi laik laut sehingga dapat menjaga kelancaran perjalanan penumpang.

“Kami melakukan monitoring kapal, pelabuhan, dan meningkatkan koordinasi lintas stakeholder agar berjalan lancar dan fokus pada keselamatan,” kata Ditto.

Selain memastikan kesiapan operasional, perusahaan juga mengimbau masyarakat yang belum memiliki tiket agar segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi Pelni.

Langkah tersebut penting untuk menghindari risiko kehabisan tiket serta mencegah pembelian tiket dari pihak yang tidak resmi.

Selain itu, penumpang juga diingatkan untuk selalu mematuhi protokol keselamatan selama berada di atas kapal. Menjaga kebersihan selama perjalanan juga menjadi salah satu hal yang terus diingatkan kepada seluruh penumpang.

“Kami selalu utamakan keamanan dan kenyamanan penumpang dengan menerapkan 'safety first', 'zero accident' dan 'service excellent',” kata dia.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pelni berharap seluruh perjalanan selama periode angkutan Lebaran dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penumpang.

Terkini